TERIMA KASIH ANDA TELAH BERKUNJUNG

Sunday, January 13, 2019

SEREMONIAL VCT BATCH 1

Luar biasa... Saya dapat pengalaman yang asyik nan menantang bersama guru-guru cetar se Indonesia, ada yang cucok meong...., ada yang suka banyol.... ada juga yang sersan (serius tapi santai)..., tapi ada juga yang exspert... wow pokoknya keren abis deh VCT Batch 1. Yang jelas kita kita saling berbagi ilmu dan bekerja sama tidak ada yang merasa tertekan..., pokoknya asal iklas berbagi dan iklas menerima petunjuk serta saran dari para mentor yang sigap dan sabar. Terutama Bapak Gatot dan Ibu Enni Soerjati yang selalu tak pernah lelah memberi semangat.
Apa Saja Yang Didapat Di VCT ?


Jadwal Kegiatan
Hari Pertama : Pendahuluan dan Promosi Kegiatan 13 November 2018 (Selasa) hari 1

Hari Kedua : Implementasi Kegiatan 14 November 2018 (Rabu) hari 2

Hari Ketiga : Dokumentasi Kegiatan 15 November 2018 (Rabu) hari 3
   
Setelah di training selama 3 hari, kita dimasukkan dalam kelompok WA sesuai dengan daerahnya/provinsi. Dalam kelompok WA kita di beri tugas untuk merancang kegiatan Vicon (Video Conferensi). Dimana anggota grup saling bekerja sama dengan dipandu seorang koordinator grup untuk mendata dan menjadwalkan kapan Vicon, siapa pembuat flayer, narasi, siapa pemateri, siapa host, dan siapa moderatornya. 1 hari diadakan maksimal 7 Pemateri yang tampil. Materi yang dibuat sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Tugas host.
1. Membuka acara vicon
2. Memperkenalkan presenter dan moderator
3. Menyerahkan kegiatan pada mooderator.
4. Mengatur tampilan shoting camera dan microfon peserta ketika acara berlangsung.
5. Membantu moderator selama acara berlangsung demi kelancaran acara..

Moderator.
1. Memberikan kesempatam presenter utk menyampaikam materi
2. Mengingatkan presenter sekaitan waktu utk penyampaiam materi...jika presenter terlalau asyik dlm materinya..
3. Merekap pertanyaan peserta yg terdapat pd kolom chat..dan menyampaikannya pada saat waktu diskusi dimulai.
4. Mengatur lajunya diskusi tanya jawab jika ada pertanyaan langsung dari peserta..
5. Mengakhiri kegiatan bersama presenter jika waktu sdh selesai dengan meminta kesimpulan/pesan dari presenter sebelum mengakhiri kegiatannya..
6 menyerahkan room vicon ke host dan host akan menutup section vicon.

Tugas presenter
1. Memaparkan materi dengan singkat padat dan berisi...
2. Menjawab pertanyaaan peserta vicon
3. Mengakhiri kegiatan dengan menyampaikm kesimpulan / rangkuman / penyataan  sebelum mengakhiri materi

 Apa Itu Flayer dan Narasi? Berikut contoh Flayer dan Narasi yang sudah kami buat:

  whatsapp image 2018-12-02 at 20.27.34
Berikut ini Narasi Flayer di atas:
Digital native ialah sebutan untuk generasi yang lahir pada zaman dimana telah berkembang teknologi digital. Tak heran jika mereka mudah beradaptasi terhadap media digital. Orangtua dan guru sebagai Digital Migrant, setidaknya dapat mengimbanginya. Pengawasan dan pembimbingan terhadap penggunaan media digital mutlak diusahakan.
SEAMEO, kembali menghadirkan guru-guru hebat dari provinsi Jawa Tengah yang akan berbagi mengenai pemanfaatan media digital. Mulai dari Google Classroom, soal online dengan kahoot maupun wondershare creator quiz hingga aplikasi powerpoint untuk android dan membuat poster digital dengan Posterazor. Seminar ini akan diselenggarakan pada tanggal 7 Desember 2018 secara online yang dapat diakses melalui:
Link: http://bit.ly/VCTJTG7
Meeting Number : 572 171 893
Password : 12345
Info selengkapnya dapat dilihat pada flyer Tetap Semangat dan Terus Berkarya             

Pada waktu pelaksanaan Vicon harus di rekam dan hasilnya di upload di youtube kemudian Linknya dilaporkan ke panitia/staff Seamolec beserta Flayernya. Berikut contoh Link Youtube Hasil Vicon: https://youtu.be/Wkfqo5NYXBI   VCT Batch 1 yang lulus 105 peserta dari 250 peserta dan mendapat sertivikat berikut ini.
piagam vct 1 piagam vct 2 kalender sos kalender sos3

Sunday, January 6, 2019

VIRTUAL COORDINATOR TRAINING BATCH 2


SEAMEO Capacity Building
of Virtual Coordinators:


Semua Kegiatan Difasilitasi dan Dimonitoring oleh Staff dan Instruktur

1.  LATAR BELAKANG

Dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di Asia Tenggara dengan menggunakan teknologi ICT modern dengan sejumlah besar peserta, dan skala ekonomi untuk pelaksanaannya, Sekretariat SEAMEO bekerja sama dengan 21 Pusat Regional SEAMEO dan lembaga eksternal telah mengembangkan program pengembangan kapasitas yang disebut “SEAMEO Online Lecture Series and Training Programmes”.    
SEAMEO Online Lecture Series and Training Programmes bertujuan untuk pengembangan kapasitas pembuat kebijakan, pendidik, praktisi, peneliti, administrator sekolah, dosen, guru, dan siswa di negara-negara Asia Tenggara yang difasilitasi oleh platform online; khususnya, WebEx, dirancang untuk E-learning dan meningkatkan pengetahuan. 
Mulai Maret 2017, Sekretariat SEAMEO telah menjalankan program ini sebagai fasilitator utama dan lembaga koordinasi. Ini melibatkan semua tindakan promosi, pendaftaran, hosting / moderasi sesi, dan pembuatan sertifikat; sementara nara sumber dibawa oleh Pusat SEAMEO yang berkolaborasi dan lembaga eksternal untuk berbagi pengetahuan mereka.
Sebagai tanggapan terhadap arahan untuk memperluas pengembangan kapasitas untuk skala audiens yang lebih besar, SEAMEO Secretariat (SEAMES) akan menyelenggarakan “Capacity Building untuk guru-guru Indonesia pada proses dan pengalaman terbaik untuk menjadi Virtual Coordinator pada diklat dalam jaringan. Pelaksanaan workshop sifatnya tentatif yang direncanakan mulai tanggal 13 Januari 2019.

2.  TUJUAN

SEAMEO Online Virtual Coordiator Program bertujuan untuk:
1.    Meningkatkan kemampuan guru Indonesia dalam memberikan kursus online; khususnya melalui platform WebEx.

2.    Memperkenalkan seluruh proses kerja kelas online, serta untuk berbagi praktik terbaik bagian dari pelatihan online dalam bentuk program pelatihan.

3.  TEMPAT DAN WAKTU

Pelatihan berlangsung secara tentatif dengan perkiraan waktu 16 - 28 Januari 2019. Sesi kegiatan berlangsung dalam jaringan melalui video conference dengan platform webex

4.  PESERTA
Peserta kegiatan ini terdiri dari guru-guru di Indonesia yang telah mendaftar dan lolos seleksi.

5.  KONTEN WORKSHOP

Workshop disampaikan dalam Bahasa Indonesia dengan cakupan berikut;
·         Pengantar SEAMEO SEAMEO Online Lecture Series and Training Programmes
·         Penggunaan platform Konferensi Video berbasis Webex secara online (WebEx) dalam pelatihan.
·         Seluruh proses kerja dan praktik terbaik yang terlibat dalam melakukan dan menyelenggarakan sesi online. Topik pelatihan difokuskan pada ketrampilan mengelola pelatihan online.

Rincian proses kegiatan secara singkat sebagai berikut:
1.      Promosi: Teknik mempromosikan kegiatan melalui persiapan material (Flyer digital  berisi pengumuman kegiatan dan detil narasi kegiatan), pendaftaran online dan mengkreasi room.
2.      Implementasi: Materi yang dibutuhkan, teknik membuka room webex, teknik mengelola webex, Penyediaan narasumber dan menjadi narasumber, menjadi host dan menjadi moderator sesi dalam jaringan serta presensi kegiatan online.
3.      Dokumentasi : Teknik merekam kegiatan, teknik mengupload ke youtube dan share ke sosial media.
4.      Peserta yang memenuhi kualifikasi dan kelayakan berhak menerima Sertifikat sebagai Virtual Coordinator’s Training.

6.   HASIL YANG DIHARAPKAN
Pada akhir kegiatan Workshop, peserta diharapkan memiliki kemampuan sebagai berikut :
·         Peserta akan dapat melaksanakan seluruh proses workshop; termasuk mempromosikan kegiatan, membuat formulir pendaftaran online, menjadi host atau moderator serta menghasilkan e-sertifikat
·         Peningkatan kapasitas peserta untuk berbagi pengetahuan
·         Peserta yang memenuhi syarat akan menerima sertifikat Virtual Coordiantor Training

7.   PERSYARATAN PESERTA
Peserta kegiatan yang direkomendasikan memenuhi syarat sebagai berikut:
·         Pendidik yang mempersiapkan sebuah topik yang akan dibagi untuk pengetahuan bagi yang lain yang terstruktur dalam suatu program.
·         Semua peserta diharuskan menggunakan laptop atau tablet
·         Semua peserta harus memiliki kemampuan komputer terutama berinternet.

8.   STRUKTUR KEPANITIAAN
Penanggung Jawab         :    Gatot Hari Priowirjanto
                                             (Direktur SEAMEO)

Tim Ahli                          :   Achmad Purnomo
                                             Sajarwo Anggai

Ketua                              :    Khairuddin
Anggota                          :    Siti Zulaiha
                                        :    Umi Tira Lestari
                                       
9.   CONTACT PERSON

Khairuddin
SMA Negeri 1 Nurussalam Aceh Timur
WA     :  +62 85277634479

Siti Zulaiha
SMP Negeri 1 Baturetno Wonogiri Jawa Tengah
Email   :  zona.zuleyka@gmail.com
WA     :  +62 82243955259

Umi Tira Lestari
SMK Ranti Mula Bogor Jawa Barat
WA     :  +62 8989529830

Achmad Purnomo Wijaya
SEAMEO Secretariat Bangkok
Email   :  purnomo@seameo.org
WA     :  +66 966505835

Sajarwo Anggai
SEAMEO Secretariat Bangkok
Email   :  sajarwo@seameo.org
WA     :  +62 85233464648


Saturday, May 24, 2014

PROFILE SMP MARIA GORETTI SEMARANG

SEJARAH MG

SMP Maria Goretti mengambil nama pelindung Maria Goretti karena Maria Goretti adalah seorang gadis yang dinyatakan Kudus oleh Gereja karena kegigihannya dalam memperjuangkan kebenaran dan kemurnian. SMP Maria Goretti  didirikan pada tahun 1952 dan dikelola oleh Yayasan Kanisius berstatus subsidi.  Pada tahun 1954    diserahkan kepada Yayasan Marsudirini yang berlindung kepada Tarekat Suster-suster Santo Fransiskus dengan surat keputusan tertanggal 1 April 1954. Kini SMP Maria Goretti berstatus    Terakreditasi A. Dengan demikian para staf pengajar dan segenap komponen SMP Maria Goretti  berusaha  untuk selalu  meningkatkan mutu dan pelayanan kepada para peserta didik di SMP Maria Goretti. ALAMAT : JALAN IMAM BONJOL 198 SEMARANG

 VISI
Sekolah memilih visi ini untuk tujuan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Untuk mewujudkan dalam mencapai tujuan sekolah, visi ini sebagai dasar semua warga sekolah dalam melaksanakannya.

  MISI
  • Mewujudkan sikap bersaudara dengan sesama dan alam ciptaan Tuhan
  • Mengembangkan Kepribadian Peserta Didik Secara Utuh
  • Meningkatkan Prestasi Peserta Didik

 SARANA PENDUKUNG KBM
 1.  Ruang kelas yang tenang berjumlah 15 ruang dan ber AC
 2.  Laboratorium Bahasa Inggris
 3.  Laboratorium Komputer
 4.  Laboratorium Fisika dan Biologi
 5.  Perpustakaan
 6.  Ruang Data
 7   Ruang Multimedia
 8.  Ruang Doa, Aula, Band, UKS, OSIS, BP/BK, Koperasi, kantin, Toko Jujur
 9.  Lapangan Basket, Voli, Futsal
 10.Kamar Mandi/WC yang bersih dan sehat
 11.Ruang Ketrampilan

  KEGIATAN EKSKUR ¨
1.Futsal ¨
2.Basket ¨
3.Jet Kun Do ¨
4.Pramuka ¨
5.Paskibra ¨
6.Band ¨
7.Modern Dance ¨
8.Choir ¨
9.Teater ¨
10.English Conversation ¨
11.Bahasa Mandarin ¨
12.Marching Band  

Flashmob di MG

Untuk refreshing setelah Ulangan akhir semester diadakan lomba antar kelas dan salah satunya flashmob Gangnam style

Wednesday, April 18, 2012

TUGAS SISWA IPA FISIKA KELAS VII E, F, G .H SMP.N 9 SMG


TUGAS SISWA IPA FISIKA KELAS VII E, F, G .H
( SELAMA UJIAN NASIONAL TGL 23 -26 APRIL 2012 )
MATERI : KALOR DAN PERPINDAHAN KALOR ( TEORI )

JAWABLAH PERTANYAAN DI BAWAH INI DENGAN BENAR.
1.  Peristiwa mendidihkan air, yang menyebabkan air dingin menjadi panas disebabkan oleh  apa ? Jelaskan   mengapa hal tersebut  dapat terjadi .
2.  Apa perbedaan antara kalor dan suhu ?
3.  Apabila  sebuah benda menerima/melepas  kalor apa yang akan terjadi dengan benda tersebut ?
4.  Satuan dari kalor dalam SI adalah ….
5.  Satu kalori setara dengan … joule, dan satu joule setara dengan … kalori.
6.  Sebutkan 3 faktor yang mempengaruhi banyaknya kalor yang diperlukan zat untuk menaikkan suhu zat tersebut .
7.  Jelaskan pengertian dari :
a.       Titik didih
b.      Kalor beku
c.       Kalor jenis
d.      Kapasitas kalor.
8. Apa yang dimaksud dengan :
a.       Konduksi
b.      Konveksi
c.       Radiasi
9.      Mengapa  gagang panci terbuat dari kayu/plastic  ?
10.   Sebutkan 4 cara untuk mempercepat terjadinya penguapan.
11.   Salah satu contoh peristiwa konveksi adalah terjadinya angin laut dan angin darat.
   Jelaskan peristiwa angin laut.
12.   Mengapa bila kita pergi ke pantai di siang hari sebaiknya tidak menggunakan baju berwarna hitam ?
13.   Apa perbedaan menguap dan mendidih ?
14.   Mengapa mendidihkan air di Semarang lebih lama dibandingkan  mendidihkan air di Kopeng ?
15.   Mengapa bagian dinding dalam termos terbuat dari kaca yang dilapisi perak ?

Saturday, April 14, 2012

Cara upload dan masukkan file swf (flash) pada blog

Cara upload dan masukkan file swf (flash) pada blog

Pada entri sebelum ini, ada satu info tentang bagaimana cara membina flash yang mudah dengan menggunakan software Aleoflash. Bagi anda yang sudah berjaya membina animasi flash tersebut, mungkin terdapat sedikit kesulitan tentang cara untuk memasukkan animasi flash tersebut ke dalam blog.

Untuk masukkan file swf pada blog, file tersebut hendaklah terlebih dahulu di upload pada file hosting. Swfcabin adalah satu site hosting percuma untuk file yang berformat swf.

Apa yang perlu anda lakukan adalah ikut beberapa langkah di bawah.

Langkah 1


Namakan file yang hendak di upload pada ruang Title. Seterusnya, klik pada Browse dan klik Open pada file swf yang hendak di upload. Kemudian, klik pula pada Publish Swf.

Langkah 2

Salin URL pada Navigation toolbar.

Contoh: http://www.swfcabin.com/open/1263452734

Edit URL dengan menggantikan open kepada swf-files dan menambah .swf selepas angka.

Contoh URL yang di edit: http://www.swfcabin.com/swf-files/1263452734.swf

Langkah 3

Salin kod biru di bawah dan paste pada notepad. Gantikan teks masukkan URL file swf di sini dengan URL yang telah siap di edit (rujuk langkah 2).

Sila edit angka pada width dan height mengikut kesesuaian size paparan flash tersebut.

masukkan URL file swf disini" type="application/x-shockwave-flash" width="560" height="315" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true">


Langkah 4

Salin kod yang telah siap di edit( rujuk langkah 3) dan paste pada post ataupun sidebar.

Saturday, December 27, 2008

MODEL PEMBELAJARAN

A. PENDAHULUAN

Sebagian besar guru selalu berusaha melaksanakan tugasnya secara baik, dan kenyataan yang dijumpai di sekolah adalah guru melaksanakan tugasnya dalam pembelajaran sejalan dengan kesepakatan jadwal yang telah ditetapkan. Hal ini seringkali diartikan sebagai bukti pelaksanaan tugas yang baik dan dalam bahasa lain diartikan guru dapat menjadikan dirinya efisien. Melaksanakan tugas seperti di atas itu memang penting, tetapi tindakan yang dilakukan guru di atas tidak selamanya berdampak pada pembelajaran yang efektif di kalangan siswa. Tindakan yang dilakukan guru dikatakan tidak efektif manakala apa yang dilakukan guru tidak mengarah pada sesuatu hal yang benar. Kegiatan pembelajaran dikatakan efektif manakala dapat mencapai tujuan yang dicanangkan seperti dalam perencanaan secara baik. Dalam tugas ini guru seharusnya mampu menyusun tugas sedemikian rupa secara kreatif sehingga tujuan atau sasaran pembelajaran dicapai dalam waktu yang lebih cepat
Pembelajaran efektif tentu berbeda dengan pembelajaran efisien, meskipun kedua-duanya merujuk pada upaya peningkatan kualitas pendidikan. Pembelajaran efisien pada umumnya mengacu pada pelaksanaan prosedur baku yang dapat meningkatkan kualitas. Prosedur baku yang dimaksudkan di sini adalah langkah-langkah kerja sistemik dengan tahapan yang urut dan teratur secara sistematis. Penerapan prosedur ini secara rasional dan empiris dapat meningkatkan kualitas siswa, namun proporsi siswa yang mencapai skor optimal tidak banyak berubah, demikian pula posisi skor siswa.. Dalam distribusi skornya tampak kecenderungan, bila semula skor berdistribusi normal, di akhir pembelajaran juga masih berdistribusi normal meskipun terjadi peningkatan rerata skor siswa.
B. MODEL PEMBELAJARAN

Saturday, October 25, 2008

Metode Pembelajaran Fisika

Metode Pembelajaran Fisika
A. Latar belakang
Ada kecendrungan dewasa ini untuk kembali pada pemikiran bahwa anak akan belajar lebih baik jika lingkungan diciptakan alamiah. Belajar akan lebih bermakna jika anak mengalami apa yang dipelajarinya, bukan memgetahuinya. Pembelajaran yang berorientasi pada penguasaan materi terbukti berhasil dalam kompetisi menggingat jangka pendek tetapi gagal dalam membekali anak memecahkan persoalan dalam kehidupan jangka panjang
Pendekatan kontektual (Contextual Teaching and Learning /CTL) merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Dengan konsep itu, hasil pembelajaran diharapkan lebih bermakna bagi siswa. Proses pembelajaran berlansung alamiah dalam bentuk kegiatan siswa bekerja dan mengalami, bukan mentransfer pengetahuan dari guru ke siswa. Strategi pembelajaran lebih dipentingkan daripada hasil
Dalam kelas kontektual, tugas guru adalah membantu siswa mencapai tujuannya. Maksudnya, guru lebih banyak berurusan dengan strategi daripada memberi informasi. Tugas guru mengelola kelas sebagai sebuah tim yang bekerja bersama untuk menemukan sesuatu yang baru bagi anggota kelas (siswa). Sesuatu yang baru datang dari menemukan sendiri bukan dari apa kata guru.Begitulah peran guru di kelas yang dikelola dengan pendekatan kontekstual

Friday, September 19, 2008

KREZZ


HI... i K.Ardy Barata
Tempat bobokku di Ngalian Semarang.
Profesiku Guru Fisika dan Mat.
Hobiku main musik n Olah Raga

VIDIO KEREN